Peluang Trading Minyak di Pertengahan Tahun 2015

Peluang Trading Minyak di Pertengahan Tahun 2015
MENGAPA TRADING MINYAK MENTAH SEKARANG?

Tahun 2008 - awal tahun 2009 memang terjadi krisis yang menyebabkan harga Minyak mentah turun ke level terendah di harga $33, tetapi keadaan sekarang tidak terjadi krisis seperti keadaan pada tahun 2008 - awal tahun 2009. Harga Minyak mentah bisa saja naik kapan saja karena penurunan harga Minyak mentah dunia saat ini hanya dipengaruhi oleh faktor Supply dan Demand dimana masih ada faktor lain yang bisa menjadi penggerak pasar yang membuat harga dapat rebound kapan saja seperti faktor Geopolitik dan Geoekonomi serta kebijakan dari OPEC itu sendiri.

Minyak mentah adalah komoditas yang dibutuhkan oleh semua orang di dunia terutama bagi negara konsumen besar Minyak mentah dunia seperti China, Amerika dan Rusia. Karena kebutuhan ini, penurunan harga Minyak mentah lebih lanjut akan sangat terbatas terlebih dalam kondisi sekarang yang sudah sangat rendah.

Sekretaris Jendral OPEC Abdalla El-Badri memperkirakan bahwa harga minyak akan rebound dari koreksi terpanjangnya saat ini dan tidak akan menyentuh level $20/barrel. (Sumber : Sekretaris Jenderal OPEC Abdalla El-Badri.)

Transaksi Minyak mentah tanpa SWAP (biaya inap), Spread Fix (Selisih harga Jual dan harga Beli Fix), Leverage 1:100, Estimasi Keuntungan hingga 90 (*) Dapat dilihat pada Bagian ESTIMASI KEUNTUNGAN.

ANALISA FUNDAMENTAL

Kondisi Tahun 2008 – awal Tahun 2009

  • Arab Saudi merupakan negara terbesar penghasil minyak dimana Cost of production negara Arab Saudi $25/barrel ( tahun 2008 )
  • Harga terendah tahun 2008 di harga $33/barrel
  • Ada selisih $8 per barel yang merupakan margin keuntungan minimal yang harus diperoleh dan hal itu menyebabkan harga oil tidak bisa turun di bawah $33 per barel meskipun saat itu semua negara sedang menghadapi krisis global.

Kondisi Awal Tahun 2015 - Saat ini
Cost of Production Oil dari Arab sekarang di harga $27/barrel. Jika mengikuti $8 margin minimal keuntungan yang harus didapatkan, maka harga oil maksimal akan turun ke level paling rendah di harga $35/barrel jikalau betul terjadi.Pada tahun ini tepatnya pada tgl.18 maret 2015 hrg oil mengalami penurunan di $42/barrel ini akibat dari penguatan us dollar,salah satu faktornya.

ANALISA TEKNIKAL

Grafik diatas menunjukkan pergerakan harga Minyak mentah. Pada tahun 2008 terjadi penurunan yang signifikan karena terjadi krisis dunia.Saat ini penurunan terjadi karena adanya over supply di dunia.

RISK & REWARD RATIO BERDASARKAN BUSINESS PLAN DAN TRADING PLAN

BUSINESS PLAN
Dana yang dibutuhkan : $100.000

TRADING PLAN
- Beli 1 lot di level $57/barrel ( Kondisi saat ini )
Beli 1 lot di level $55/barrel ( Jika harga turun )
Beli 1 lot di level $53/barrel ( Jika harga turun )
Beli 1 lot di level $50/barrel ( Jika harga turun )

Margin Deposit digunakan untuk menahan Kerugian Sementara dari 4 posisi open buy di harga $57, $55, $53 & $50 minus sebesar $-15.000 ( worst case ). Sisa dana digunakan untuk berjaga-jaga apabila terjadi penurunan lebih lanjut. ( Gunakan Business Plan Simulator )

ESTIMASI KEUNTUNGAN
Target harga Minyak mentah rebound kembali di harga $65/barrel ( Level FIBO 38% Correction Level $65/barell)   di tarik dari Harga Tertinggi 2014 di level harga $107.15/barrel  ke level harga terendah Jan 2015 ( saat artikel ini di buat )  $57/barrel. 

- Beli 1 lot di level $57/barrel > Jual di level $65/barrel = + $ 8.000
- Beli 1 lot di level $55/barrel > Jual di level $65/barrel  = + $10.000
- Beli 1 lot di level $53/barrel > Jual di level $65/barrel = + $13.000
- Beli 1 lot di level $50/barrel > Jual di level $65/barrel = + $15.000
-
TOTAL PROFIT =  $46.000
Return of Investment (ROI ) =  46%

Nah, itu dia peluang trading minyak yang sudah saya analisa dan prediksi dan bisa berlangsung sampai ke penghujung tahun 2015. Happy Investing guys!

No comments:

Post a Comment