Strategi Trading Yang Paling Sering Digunakan Evy Tan


Setiap trader profesional pasti memiliki strategi trading tersendiri, dan biasanya strategi trading tersebut sudah teruji melalui pengalaman bertahun-tahun dari masing-masing trader. Seperti yang kita tahu, ada banyak sekali strategi trading yang bertebaran di situs web, blog, dan media sosial.

Tingkat kerumitannya pun bervariasi. Ada yang hanya menggunakan Price Action berdasarkan support dan resistan, hingga menggabungkan lebih dari 1 indikator hingga tampilan chart di monitor hanya bisa dimengerti oleh si pembuat strategi tersebut.

Sama seperti resep makanan, suatu strategi trading belum tentu memberikan hasil yang sama dengan pengguna lainnya. Hal tersebut karena kurang tepatnya rules yang seharusnya diperhatikan dalam menjalankan sebuah strategi trading. Rules yang paling utama adalah DISIPLIN.

Melalui tulisan ini, saya membeberkan 'resep' saya dalam melakukan transaksi di forex yang biasa saya lakukan setiap hari. Untuk mendapatkan hasil yang 'menyerupai' apa yang saya dapatkan, pembaca harus DISIPLIN dengan rules yang ada. Saya mencoba menjelaskan artikel ini se-sederhana mungkin agar bisa dicoba oleh trader pemula.

Strategi Trading Terbaik oleh Evy Tan

Strategi trading ini sangat simple. Saya hanya menggunakan 3 indikator Simple Moving Average dengan parameter berbeda-beda. Kenapa saya hanya menggunakan Moving Average? Jawabannya, karena trading itu sebenarnya sangat mudah, tinggal pilih Buy & Sell jadi kenapa harus repot?


Kita hanya memerlukan indikator sederhana untuk membantu kita menentukan posisi. Moving Average secara default sudah terinstal di platform Metatrader. Tentu ada alasannya kenapa indikator tersebut ada saat pertama kali kita melihat platform trading kita.
Contoh gambar indikator Moving Average
Contoh gambar indikator Moving Average

Kegunaan / Fungsi Indikator Moving Average

  • Menentukan Trend yang sedang berlangsung
  • Contoh Moving Average Untuk Menentukan Trend
    Contoh Moving Average Untuk Menentukan Trend
    Pada gambar diatas kita bisa melihat indikasi trend menggunakan Moving Average. Untuk menambahkan indikator diatas bisa dilihat di gambar dibawah ini:
    Indikator Moving Average di Metatrader
    Indikator Moving Average di Metatrader
    Karena berfungsi untuk menentukan trend, kita akan menggunakan period yang besar yaitu 125. Untuk pengaturan period, berikut contohnya:
    Simple Moving Average Period 125 untuk mendeteksi trend
    Simple Moving Average Period 125 untuk mendeteksi trend
    MA period 125 digunakan untuk mendeteksi arah trend yang sedang berlangsung. Sampai disini, kita sudah bias melihat trend dari pergerakan harga. Namun, JANGAN dulu mengambil posisi. Kita harus menunggu momen yuang tepat untuk pengambilan posisi (buy atau sell).
  • Menentukan Momen Untuk Mengambil Posisi (Buy atau Sell)Diatas kita sudah memasang MA period 125 berwarna merah untuk melihat trend. Selanjutnya kita akan menambahkan lagi 2 indikator Moving Average dengan masing-masing period 8 dan 21. Dalam contoh ini saya mewarnai indikator MA 8 dengan garis warna biru dan MA 21 berwarna hijau. Berikut tampilannya:
    Contoh Strategi Trading Terbaik oleh Evy Tan
    Contoh Strategi Trading Terbaik oleh Evy Tan
Dari pengaturan indikator diatas kita sudah bisa menentukan ENTRY POINT atau keputusan pengambilan posisi order baik Buy maupun Sell. Anda bisa menggunakannya di timeframe apa saja. Namun, dari pengalaman yang saya alami, strategi trading ini cocok diterapkan di timeframe H4 dan Daily. Untuk penentuan VOLUME LOT dan target profit taking dan stop loss bisa ditentukan sendiri sesuai dengan ketahanan dana yang Anda miliki.

Itu dia strategi trading favorit yang biasa saya gunakan. Kenapa saya memilih period 8, 21 dan 125 adalah karena angka-angka tersebut merupakan angka sekuen dari Fibonacci.

Jika Anda mengalami kesulitan dalam menerapkan strategi ini, silahkan komentari artikel ini.

Disclaimer:
Artikel ini dibuat untuk tujuan pembelajaran saja. Trading Forex memiliki peluang keuntungan dan resiko yang sama. Disarankan untuk melakukan edukasi bersama profesional.

No comments:

Post a Comment